Legal & Compliance

Syarat & Ketentuan Hablun

Terakhir diperbarui: 3 Februari 2026

Selamat datang di Hablun. Dengan mendaftar, mengakses, atau menggunakan platform ini, Anda menyatakan telah membaca, memahami, dan menyetujui untuk terikat secara hukum oleh Syarat dan Ketentuan ini.

Jika Anda tidak menyetujui bagian mana pun dari ketentuan ini, mohon untuk segera menghentikan penggunaan layanan kami.

1. Kepatuhan terhadap Regulasi Republik Indonesia

1.1. Hablun beroperasi sepenuhnya di bawah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia.

1.2. Platform ini melarang keras penggunaan identitas, simbol, narasi, maupun ajakan yang berafiliasi dengan organisasi yang telah dilarang oleh Pemerintah Republik Indonesia.

1.3. Pelanggaran terhadap poin ini akan mengakibatkan pemutusan layanan permanen serta pelaporan kepada pihak berwenang.

2. Netralitas dan Moderasi Konten

2.1. Hablun adalah platform netral yang memfasilitasi berbagai organisasi Islam legal.

2.2. Pengguna dilarang melakukan ujaran kebencian, penodaan agama, atau memicu konflik SARA.

2.3. Hablun berhak menghapus konten yang tidak sesuai dengan nilai moderasi beragama.

3. Ketentuan Modul Finansial

3.1. Hablun bertindak sebagai penyedia platform teknologi dan bukan lembaga penjamin simpanan.

3.2. Setiap aktivitas investasi memiliki risiko kerugian bisnis dan Hablun tidak bertanggung jawab atas kegagalan usaha mitra.

3.3. Pengguna wajib memberikan data identitas (KYC) yang akurat sesuai hukum yang berlaku.

4. Batasan Tanggung Jawab (Disclaimer)

4.1. Hablun tidak bertanggung jawab atas sengketa antar-pengguna dalam modul E-commerce atau interaksi sosial.

4.2. Kami tidak menjamin layanan bebas gangguan teknis namun berkomitmen melakukan perbaikan berkala.

5. Privasi dan Data Pengguna

5.1. Hablun melindungi data pribadi sesuai dengan UU Perlindungan Data Pribadi.

5.2. Data dapat digunakan untuk analisis layanan dan kepatuhan regulasi keuangan syariah.

6. Perubahan Syarat dan Ketentuan

6.1. Hablun berhak mengubah S&K sewaktu-waktu dan penggunaan berkelanjutan dianggap sebagai persetujuan.